Monday, August 27, 2018

Bisnis Sampah Yang Mengantarkan Amilia Agustin Mendapat Julukan Ratu Sampah Dari Bandung

Kepeduliannya terhadap lingkungan sudah mulai terbentuk sejak usia sangat belia. Itulah yang kemudian mendorong Ami beserta teman-temannya bergerak membantu menyelesaikan masalah sampah dan isu lingkungan lain di kota kelahirannya.

Jika Anda bukan orang sembarangan, maka jangan buang sampah sembarangan!" Seperti itulah kalimat yang selalu mengingatkan kita bahwa tanggung jawab mengenai sampah bukan hanya milik tukang sampah ataupun pemerintah. Ini merupakan tanggung jawab kita semua.

Amilia Agustin namanya, merupakan salah seorang aktivis remaja yang bergerak di bidang lingkungan. Saat itu tahun 2008, Amilia masih menjalani masa-masa indahnya sebagai siswi SMP di Kota Bandung, hingga kemudian perempuan yang kerap disapa Ami ini merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu.

Pasalnya, saat itu Ami melihat sebuah tulisan, "Mulailah memilah sampah dari diri masing-masing," di sebuah plang di tempat pembuangan sampah (TPS) Tegalega Bandung, dekat sekolahnya di SMP Negeri 11 Bandung.

Peristiwa itulah yang melatarbelakangi aktivitas sosialnya. Ditambah, keresahannya akan sampah-sampah yang berserakan di sekitar lingkungan sekolah, Ami berinisiatif untuk bergerak dari lingkungan sekolahnya sendiri.
Perempuan kelahiran Bandung, 20 April 1996 ini, kemudian mengajak teman-temannya yang pada saat itu memiliki keresahan yang sama. Setidaknya, sembilan orang yang saat itu tergerak untuk membantu Ami. Mereka pun sepakat untuk bergabung dengan gerakan yang dibuat oleh Ami.
Setiap sepulang sekolah, di saat para pelajar lain mungkin sedang sibuk bermain atau asyik terlelap menikmati tidur siangnya, Ami dan teman-temannya malah mengumpulkan sampah-sampah yang berceceran di sekitaran sekolah.

Sampah itu kemudian dipisah-kan berdasarkan klasifikasinya masing-masing, yakni sampah organik dan non-organik. Sampah plastik termasuk ke dalam kategori sampah non-organik, walau butuh waktu lama untuk terurai, bukan berarti tidak bisa dimanfaatkan kembali. Contoh yang dapat digu-nakan kembali adalah kemasan mi instan serta minuman sachet. Begitu pula sampah rumah tangga yang dikumpulkan kemudian diolah menjadi pupuk kompos.

Awalnya sempat menjadi cemooh-an beberapa teman bahkan guru, namun aktivitas itu terus dilakukan-nya secara konsisten. Mulai dari lingkungan sekolah, kemudian se-makin besar daerah cakupannya hingga sampai pada tempat pem-buangan sampah Tegalega, tempat
Ami melihat tulisan yang telah menggerakkan hatinya itu.

Walau dirasa berat, Ami dan teman-teman sangat beruntung. Apa pasal? Guru biologi mereka, Ibu Nia, sangat mendukung kegiat-an ini dengan dasar keilmuan yang dimiliki dalam hal pengolahan sampah. Bu Nia pula yang membawa Ami dan teman-temannya ke Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi untuk belajar pengelolaan sampah menjadi pupuk kompos.

Dari sanalah, Ami dan teman-teman, beserta Ibu Nia menamai komunitas yang berbasis sekolah tersebut dengan nama Go To Zero Waste School. Harapannya, setiap orang memiliki kesadaran akan kebersihan dan mampu membedakan antara sampah organik dan non-organik.

Dari sampah jadi berkah

Pada 2009, Amilia dan teman-temannya dibantu Bu Nia meng-ajukan proposal program Karya Ilmiah Remaja bertajuk Go To Zero Waste School kepada Pro¬gram Young Changemakers dari Ashoka Indonesia. Ternyata pro¬posal disetujui dan mereka raen-dapat biaya operasional senilai Rp2,5juta.
Proyek pengelolaan sampah ini terbagi dalam empat bidang, yaitu sampah organik, non-organik, te
trapak, dan kertas. Ami dan teman-teman kemudian mencoba mene-rapkan metode "From Trash To Trashion". Limbah plastik seperti bungkus kopi atau bungkus mi instan akan diolah menjadi sebuah tas bernilai ekonomis.

Limbah kain perca, mereka mengambil dari berbagai perusa-haan konveksi di Bandung, disulap menjadi tas layak jual. Sampah organik diolah menjadi pupuk dengan metode kompos. Sedangkan untuk mengatasi sam-pah tetrapak (seperti kemasan susu/teh kotak), Ami dan teman-teman bekerjasama dengan Yayasan Kontak Indonesia (YKI), Satu kilogram kemasan be-kas dapat ditukar lima buku catatan olahan dari sampah tetrapak.

Ami juga menggandeng Greeneration Indonesia dalam program Kebunku (Kertas Bekasku Hijaukan Bangsaku). Kertas bekas didaur ulang dan dijadikan agenda, notes, komik, kerajinan, juga recycle paper.

Setelah itu kegiatan komunitas ini terus meningkat. Dengan semakin banyaknya orang-orang yang terlibat, mereka membuat bank sampah yang bekerja sama dengan Bank Mitra Syariah. Setiap kilogram sampah yang terkumpul bisa ditukar dengan rupiah nanti-nya. Sampah kertas dihargai Rp700-1.000 per kg, plastik Rpl.000 per kg, sedangkan botol kaca Rp2.000 per kg.

Ami dan teman-temannya juga membina ibu-ibu di lingkungan sekitar sekolah untuk bisa meng-olah kerajinan dari sampah. Tujuan-nya agar mereka bisa membuat sen¬diri tas tersebut dan dapat menjual-nya. Ami juga mengangankan, ibu-ibu tersebut suatu saat bisa berpe-ran langsung sebagai pendidik untuk masyarakat di sekitarnya.

Pentingnya pendidikan di usia dini

Pada 2010 Ami terpilih sebagai Duta Sanitasi Jawa Barat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI (KPUPR-RI) dengan membawakan tema Tangan-tangan Anak Bangsa Yang Menyelamatkan Alam Indonesia. Sayangnya, di Jakarta, ia tidak terpilih sebagai duta tingkat na-sional. Namun ia tidak kecewa.

Soal pemilihan duta itu, Ami berpikiran, "Bukan perihal menang atau kalah, karena ini adalah perlombaan. Yang saya pikirkan bagaimana dan sejauh mana saya telah berkontribusi untuk bumi. Sekaligus pengalam-an yang berharga dan senang bisa bertemu teman-teman seusia saya waktu itu yang juga peduli lingkungan."

Pada tahun yang sama, Ami juga menjadi pemenang Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards untuk kategori lingkungan. Bayangkan di usia yang begitu muda, 14 tahun, sementara peserta lain berusia 25-34 tahun. Selain piala, ia juga mendapat hadiah Rp40 juta.
Mendapat uang sebesar itu, Ami sempat bingung mau diapakan. Namun karena kepeduliannya pada lingkungan, ia menggunakannya untuk membeli berbagai peralatan tambahan untuk mengolah kerajinan dari sampah. Seperti mesin jahit, mesin sablon, dan sebagainya. Alat-alat tersebut ia sumbangkan kepada ibu-ibu yang sudah pernah dibimbingnya.

Ketertarikannya pada dunia pendidikan juga membawa Ami menjadi pengajar di waktu senggang. Dari sini tercetuslah wadah bernama Bandung Bercerita. Gerakan ini dilandasi pemikiran bahwa sebuah negara bisa maju jika sistem pendidikannya baik. Sementara di negara kita masih mengedepankan hasil, padahal proses justru lebih penting. 

Sengaja ia menyasar anak-anak usia SD untuk diedukasi soal pentingnya membaca buku atau seputar sampah. Anak-anak itu umumnya berasal dari pinggiran rel kereta api, panti asuhan, atau sekolah-sekolah dasar di desa yang infrastrukturnya belum memadai.

"Jika kalian bukan orang sembarangan, maka jangan buang sampah sembarangan!"

Dalam mengajar, Ami melakukan-nya melalui audio, visual, dan kines-tetis. Tujuannya agar anak lebih mu-dah mengerti. Karena menurut dia tugas pendidik bukan hanya meng-ajarkan apa yang ada di buku pelajar-an. Namun juga mendidik agar anak betah dan mengerti pelajarannya.

Dari Bandung menuju Bali

Segala aktivitasnya di bidang sosial, membuat Ami mendapat penawaran beasiswa untuk kuliah dari berbagai negara seperti Singa-pura, Australia, Jepang. Namun ia melanjutkan studinya ke Universitas Udayana di Bali jurusan Ekonomi Pembangunan.

Pada awalnya Ami hanya berniat untuk belajar dan menyelesaikan kuliahnya saja tanpa mengikuti kegiatan apa pun di luar perkuliahan-nya. Namun rupanya ia terpanggil untuk membuat perubahan di mana pun berada. Di Bali, ia membuat ko-munitas Udayana Green Community, yaitu komunitas yang bergerak dipermasalahan lingkungan.

"Fokusnya sih berkegiatan di pengelolaan sampah, tapi sekarang lebih kepada sosialisasi pengelolaan sampah ke tingkat dasar, jadi kadang ke sekolah-sekolah atau masyarakat setempat," tutur Ami.

Dengan mengikuti lembaga kegiatan mahasiswa pula, Ami merasa memiliki massa untuk membuat suatu pergerakan. Sebab menurutnya, permasalahan sampah amatlah luas jadi dapat dilaksanakan di mana saja dan oleh siapa saja.

Kini bukan hanya bergerak di ruang lingkup lingkungan saja, Ami dan teman-teman beserta sekitar 30 relawan juga fokus di persoalan hak anak, khususnya masalah pendidikan.

Ami mengaku selama menjalan-kan kegiatan di Bali, hampir tidak ada hambatan sama sekali. Bahkan, masyarakat di Bali cenderung merespons baik dan malah ikut membantu. Pula Ami menuturkan akan selalu peduli terhadap permasalahan lingkungan selama masih ada di bumi. Ia juga berharap semakin banyak masyarakat, ter-utama anak muda, yang peduli kepada lingkungan di sekitarnya. 
Readmore → Bisnis Sampah Yang Mengantarkan Amilia Agustin Mendapat Julukan Ratu Sampah Dari Bandung

Friday, July 6, 2018

Alat dan Bahan Yang Dibutuhkan Membuat Pernak Pernik Daur Ulang

Pernak-Pernik Daur Ulang


Membuat kerajinan dari ternyata merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan dan sangat melatih kreativitas, karena selain bahannya murah juga banyak terdapat di sekitar kita. Dari limbah-limbah ini admin memaparkan berbagai macan kerajinan diantaranya bunga-bunga dari tas kresek (kantong plastik). bunga-bunga dari plastik tempat jelly, bunga-bunga dan kertas krep sisa dari hiasan pesta, aksesori dari botol obat. aksesori dari biji-bijian dan klobot jagung. korsase dari kain perca. korsase dari pelepah pisang dan kulit kayu, bunga-bunga dari klobot jagung dan masih banyak kreasi yang dapat dibuat dan bahan limbah di sekitar kita yang akan dipaparkan di blog Usaha Kerajinan Mbah ini.

Diharapkan dari artikel ini, pembaca bisa terinspirasi untuk mengolah limbah menjadi sesuatu karya yang berharga sehingga bisa mengurangi volume limbah di sekitar kita yang apabila dibiarkan akan sangat mengganggu kesehatan dan lingkungan.

Alat dan Bahan yang dibutuhkan


Gunting digunakan untuk memotong bahan-bahan, serta kertas pola yang akan dikreasikan untuk membuat suatu karya dari limbah.


Jarum digunakan untuk membuat kerutan pada karya yang berasal dari limbah plastik atau menjahit, menyulam pada karya yang terbuat dari kain perca.


Benang digunakan untuk menjahit atau untuk membuat suatu sulaman pada kain perca.
Untuk membuat pola atau menggambar pola.


Cat lukis yang dipakai adalah cat lukis akrilik. Cat akrilik digunakan pada karya yang dibuat dari limbah plastik karena selain bagus, warna-warnanya juga cepat kering. Selain cat akrilik. juga bisa memakai cat lukis untuk glass panting yang bentuknya seperti bulpen. banyak dijual di toko-toko buku.


Lem tembak digunakan untuk menempelkan kelopak bunga. dan lain-lain karena sifatnya yang cepat kering dar sangat lengket.

Lem kayu digunakan untuk menempelkan klobot jagung ataupun menempelkan kain kapas pada kain perca. Lem kayu digunakan karena apabila sudah kering menyerupai bahan yang diberikan lem, tidak ada warna.


Solder digunakan untuk memanaskan mata bolder. Solder yang dipakai adalah solder yang berkekuatan 60 W atau 40 W


Bolder digunakan untuk membuat bunga agar kelihatan ada lekukan-lekukannya sehingga nampak tidak kaku.

Ada 4 macam mata bolder yang dipakai dalam membuat karya seni yaitu :
  1. Mata bolder dalam bentuk bulat (besar). mata bolder ini digunakan untuk membuat cekungan yang terdapat pada bagian tengah kelopak bunga.
  2. Mata bolder dalam bentuk bulat (kecil), penggunaan mata bolder ini sama dengan penggunaan mata bolder dalam bentuk bulat besar, hanya penggunaan mata bolder ini digunakan pada bunga yang berkelopak kecil.
  3. Mata bolder bentuk pisau. mata bolder ini digunakan untuk membuat garis-garis pada daun sehigga daun kelihatan seperti ada tulang-tulangnya.
  4. Mata bolder bentuk sepatu. mata bolder ini digunakan untuk membuat lengkungan pada pinggir bunga atau bisa digunakan untuk membuat cekungan pada bunga yang kelopak bunganya berbentuk panjang




Klobot jagung yang digunakan sebaiknya yang kering (yang kering di sawah) atau apabila tidak ada klobot jagung yang kering di sawah bisa menggunakan klobot jagung basah yang bisa diperoleh di pasar atau pada penjual jagung keliling kemudian dikeringkan atau dijemur terlebih dahulu di terik matahari kemudian Anda bisa memberikan warna atau langsung digunakan.


Pelepah pisang yang dipakai untuk bunga atau untuk aksesoris adalah pelepah pisang bagian dalam, sedang bagian luar yang menyerupai berik bisa dipakai untuk vas bunga, dan lain-lain.


Kulit leci yang dipakai sebaiknya adalah kulit buah yang benar-benar masak (bukan yang masih segar) karena bagian dalam kulit akan kelihatan kuning keemasan atau kuning tembaga jadi kelihatan lebih indah.


Agar tulang daun sirsak tidak mudah sobek, tulang daun harus didobel. Tulang daun sirsak digunakan untuk membuat kelopak bunga.


Telur ayam yang dipakai harus dikeluarkan isinya terlebih dahulu. sehingga tinggal kulitnya. Agar kulit telur awet, setelah dikeluarkan isinya, kemudian dicuci dengan cuka dicampur air setelah itu diangin-anginkan dengan posisi lubang telur dibawah dengan ditancapkan di kawat


Tas kresek sebelum dipakai dirapikan terlebih dahulu agar tidak terlalu kusut. semua jenis tas kresek bisa dipakai. dikreasikan.


Semua tempat jelly bisa dipakai, baik yang berukuran besar maupun yang berukuran kecil, bisa digunakan untuk bunga ataupun vas bunga.


Semua gelas plastik tempat air mineral bisa dikreasikan menjadi bunga maupun untuk tudung saji.


Sedotan digunakan sebagai tempat untuk menancapkan boneka pada pensil.

Ada 2 macam botol yang digunakan. 
1. Botol jamu, digunakan untuk badan boneka. 
2. Botol fial (obat suntik). digunakan untuk aksesori. 

Benang sari bisa terbuat dari klobot jagung maupun yang dibeli di toko-toko souvenir.


Kertas krep wama hijau sulit ditemukan di pasar ataupun toko-toko buku, kertas krep warna ini biasanya kita warna sendiri dari campuran sewarna tekstil warna kuning podang, hijau pupus nomor 10. dan hijau daun (dan wantex).

Pewarna tekstil ada bermacam-macam, Apabila kita ingin warna soft, kita gunakan pewarna tekstil bungkus (sachet) bila ingin hasil yang cerah (ngejreng) kita gunakan pewama tekstil yang dibeli secara kiloan.

Kain perca yang dipakai acaah jeris katur. bak digunakan untuk korsase atau pun untuk oaju boneka. 

Kawat digunakan untuk tangkai bunga. Ada beberapa kawat yang dipakai. yaitu kawat dengan ukuran sedang. agak kecil dan kawat dengan ukuran kecil. digunakan urtuk kawat daur.

Kepala boneka bisa berasal dari kayu yang dibuat bulat dengan diameter ± 1 cm, digunakan untuk kepala boneka pensil. Kepala boneka dengan diameter ± 2cm. untuk kepala boneka botol jamu. Kepala boreka juga bisa Derasal dari buah nyamplung yang kering.

Benang sumbu kompor digunakan untuk tangan dan kaki boneka pensil, sebaiknya Anda memakai yang berukuran kecil.

Benang nilon dan tali kur digunakan untuk rambut boneka. Benang nilon bisa juga digunakan untuk menutup telur.

  1. Klobot jagung yang dipakai sebaiknya klobot jagung yang kering di sawah tapi apabila tidak ada, Anda bisa menggunakan klobot jagung yang masih hijau, bisa diperoleh di pasar-pasar atau penjual jagung kelilirg. tapi sebelum digunakan. sebaiknya kiobot jagung dijemur terlebih dahulu di bawah terik sinar matahari hingga kering tetapi klobot jagung yang kering di sawah bisa langsung digunakan.
  2. Setelah kering, kolobot jagung diwarna sesuai dengan keinginan, cara mewarnai: - Ambil air secukupnya masukkan ke dalam panci kemudian panaskan, masukkan pewarna tekstil sesuai keinginan, aduk rata, masukkan klobot jagung, aduk-aduk hingga warna meresap ke dalam klobot (jangan ditinggal). Setelah mendapatkan warna yang diinginkan. klobot bisa diangkat dan ditiriskan (bilas terlebih dahulu dengan air bersih agar sisa sisa warna hilang).
  3. Jemur di bawah terik matahari atau diangin-anginkan, Untuk warna soft, sebaiknya dijemur di bawah terik matahari. serta jemur dengan posisi berdiri (agar bisa berdiri, jemur di keranjang).
  4. Setelah kering, seterika terlebih dahulu sebelum digunakan.
  5. Klobot siap digunakan.


Tips Memutihkan Klobot Jagung

  1. Klobot jagung yang sudah kering direndam dalam cairan H2O2 peroksida, cairan peroksida jangan dicampur dengan air, jauhkan dari api. Cairan peroksida yang dipakai yang kadarnya 50%-60%.
  2. Setelah direndam 1 hari 1 malam, angkat klobot jagung dari peroksida dengan menggunakan japitan kue, jangan sampai terkena tangan.
  3. Bilas klobot jagung dengan air bersih yang sudah disiapkan dalam 2 ember, terakhir bilas dengan air yang mengalir.
  4. Letakkan klobot jagung yang sudah bersih dalam keranjang dengan posisi berdiri
  5. Keringkan di terik sinar matahari.
  6. Apabila ingin mewarnai, klobot jagung yang sudah diputihkan akan menghasilkan warna warna yarg cerah dan tidak kusam.
  1. Siapkan air selokan dalam bak.
  2. Masukkan daun sirsak yang masih bagus ke dalam bak yang berisi air selokan, rendam selama 1-4 minggu.
  3. Setelah tinggal tulang-tulangnya, angkat daun sirsak pelan-pelan jangan sampai sobek.
  4. Bersikan dengan air bersih. jemur.
  5. Agar memperoleh hasil yarg bagus. rendam daun sirsak ke dalam larutan H2O2 selama 1 hari 1 malam.
  6. Angkat. bilas dengan air bersih seperti klobot jagung.
  7. Jemur di bawah terik sinar matahari.
  8. Seterika dan siap digunakan.


Kebanyakkan kerajinan dari limbah daur ulang tidak bisa dibersihkan dengan dicuci. tapi Anda bisa membersihkannya dengan cara disikat pada bagian bagian yang terkena kotoran atau debu.

Readmore → Alat dan Bahan Yang Dibutuhkan Membuat Pernak Pernik Daur Ulang

Saturday, May 13, 2017

Malu deh gue kalo ketauan pake barang seken!

Barang Seken vs. Barang Baru

"lh, ngapain sih pakai barang bekas orang?" “Malu deh gue kalo ketauan pake barang seken!" Seberapa sering Anda mendengar pernyataan tersebut? Cukup sering mungkin. Namun, di saat krisis seperti ini, di saat orang ingin tampil dan memiliki barang-barang tertentu yang menjadi impiannya, kata-kata tersebut sudah minim digunakan. Orang-orang pun tidak malu lagi menggunakan barang seken atau barang bekas orang lain. Biasanya, pertukaran barang seken diadakan antaranggota keluarga atau sahabat, entah pertukaran alat elektronik, pakaian, sepatu, tas, dan barang lain dalam kondisi bagus dan masih dapat digunakan. Melihat peluang seperti itu, beberapa orang pun mulai menggunakan uang sebagai alat tukarnya. Inilah yang kemudian memberikan inspirasi bagi beberapa orang untuk berbisnis barang seken.

Lihatlah, persaingan usaha saat ini sudah begitu sesak. Jika tidak kreatif dan inovatif dalam memilih dan menjalankan usaha, Anda akan tertinggal oleh yang lain. Walaupun semua orang tahu, usaha apa pun jika dijalani dengan serius akan tetap berhasil. Seperti itulah juga berbisnis barang seken. Anda tidak perlu mengerutkan dahi memikirkan mengapa harus barang seken karena barang seken memiliki ciri khas tersendiri dalam menjalankan bisnisnya. Mengapa seperti itu? Kebutuhan masyarakat akan barang-barang seken cukup tinggi karena harga jual barang-barang seken jauh di bawah harga barang baru. Bahkan untuk beberapa barang, kualitasnya pun tidak kalah dengan yang baru. Jadi, selain modal yang diperlukan relatif minim, pengelolaannya pun sangat sederhana dan mudah dipelajari.

Mengapa peminat suatu barang seken jauh lebih penting daripada peminat barang baru yang berkelas? Anda akan mengetahuinya kalau Anda memahami prinsip long toil yang ditawarkan oleh Chris Anderson. Prinsip long toil sebenarnya hanya terdiri aras dua faktor penting, yaitu mengusahakan segala sesuatu tersedia dan bagaimana Anda bisa membantu seseorang untuk mencarinya. Prinsip long tail juga menunjukkan bahwa produk-produk yang berada pada urutan ke-100 lebih bukan berarti tidak laku. Ada banyak bisnis yang sukses dengan mengangkat barang bekas sebagai produk utama. Google dan Ebay, perusahaan ini sangat terkenal sehingga mendapat pemasukan terbesar tiap bulannya jika dibandingkan dengan situs lainnya. Keuntungan Google adalah dengan menerima pemasang-pemasang iklan kecil, sedangkan keuntungan Ebay adalah dengan menerima barang-barang bekas dari seluruh dunia. Ada juga Netflix yang merupakan perusahaan penyewaan film on-line. Kini, Netflix telah menyediakan sebanyak 55.000 film. Tiap bulan, pelanggannya telah menyewa sebanyak 7 film (ingat, ini per orang!) dan jumlah ini terus bertambah. Bandingkan dengan banyaknya seseorang menonton di bioskop yang rata-rata hanya 1-2 kali dalam sebulan dan jumlah ini tidak menutup kemungkinan akan semakin menurun kalau tidak dikatakan tetap.
Jika melihat kondisi di pasar saat ini, Anda akan banyak menemukan sentra jual-beli barang bekas. Bahkan, tempat-tempat tersebut sudah tidak terkesan lusuh dan kuno. Bebeiapa jalan/kawasan di Bandung, misalnya, sangat terkenal dengan kawasan barang bekas. seperti Cihapit. Tegallega, Cimol, Cikapundung, dan Jalan Karapitan.Citra barang bekas yang lusuh kini berubah menjadi barang yang justru menjadi incaran masyarakat. Tidak jarang, gerai-gerai barang bekas disesaki oleh. masyarakat dengan rupa-rupa kebutuhan, mulai dari dompet hingga furnitur. mulai dari pengguna hingga kolektor, mulai dari alasan murah hingga karena dinilai antik. Semuanya menawarkan hal yang sama, yaitu barang bekas masih memiliki nilai jual, yang membuat pelaku bisnisnya tidak hanya bisa melanjutkan hidup. tetapi juga menjadi sukses.

Selain membeli, banyak juga masyarakat yang menjual barang-barang milik mereka yang dianggap sudah tidak mengikuti tren atau karena alasan ekonomi. Akan tetapi, apa pun alasannya, barang bekas semakin diminati. Beragam alasan itulah yang memulai pergerakan usaha barang bekas dan banyak orang yang mulai melirik usaha ini secara serius.

Begitu menariknya bergelut dengan barang bekas. Semakin banyaknya konsumen yang berminat terhadap barang bekas sudah banyak tentu akan mengurangi produksi barang baru, baik itu busana, elektronik, dan sebagainya. Pengurangan produksi akan dapat mengurangi keperluan bahan mentah yang sebagian besar berasal dari alam sehingga juga menghemat biaya. Selain itu, kita pun akan lebih peduli dengan lingkungan. Beban tanah terhadap sampah yang tidak bisa diuraikan akan semakin berkurang dan mampu menjaga keselamatan lingkungan. Sesuai dengan slogan kita bersama untuk Save The World, Go Green, dan Iain-lain. Namun, sebelum kita membicarakan tentang peluang usahanya, alangkah lebih baiknya jika kita mengetahui jenis kegiatan yang dapat dilakukan dalam memanfaatkan barang-barang seken. Ketiga kegiatan tersebut meliputi mengurangi sampah (reduce), mendaur ulang (recycle), dan memakai kembali (re-use).
Readmore → Malu deh gue kalo ketauan pake barang seken!

Ada Apa dibalik Penolakkan Proposal Usaha Anda??

Syarat dan Ketentuan Proposal Usaha Yang Memenuhi Kriteria


Sebelum melihat membuat proposal usaha kerajinan dari limbah, ada baiknya di ketahui terlebih dahulu apa pengertian dari Proposal Usaha, apa isinya serta apa tujuannya.

Proposal usaha atau business plan dibuat dalam bentuk jangka pendek dan jangka panjang. Jangka panjang dapat dibuat untuk tiga tahun.


Proposal Usaha


Isi Propoposal Yang Formal

Adapun isi dari proposal usaha yang formal mencakup hal-hal sebagai berikut :
  1. Halaman depan; berisikan nama dan alamat perusahaan, nama yang bertanggung jawab terhadap usaha dan dapat dihubungi jika diperlukan.
  2. Daftar isi, berisikan tata halaman bahasan dengan nomor yang tepat.
  3. Rangkuman eksekutif; berisikan rangkuman eksekutif atau inti dari perencanaan yang bisa menarik minat pembaca. 
  4. Penjelasan rinci tentang perusahaan; Menyampaikan dengan jelas strategi perusahaan, manajemen, orang-orang yang profesional yang memegang jabatan di bidangnya masing-masing.
  5. Pemasaran; Mengutarakan pasar yang akan dicapai, besarnya potensi pasar, serta target konsumen dimasa yang akan datang.
  6. Barang dan jasa yang dihasilkan. Menjelaskan dengan detail kualitas, kuantitas, kegunaan, dan tak kalah penting adalah keistimewaan barang atau jasa yang di tawarkan.
  7. Usaha meningkatkan penjualan; Menjelaskan tentang teknik promosi yang akan digunakan, tenaga penjual yang disebar diberbagai wilayah.
  8. Permodalan; Mengungkapkan rencana permodalan dan proyeksi permodalan, neraca pendahuluan, aliran kas, dan pendapatan.
  9. Appendix; berisikan tentang lampiran berbagai keterangan yang diperlukan untuk melengkapi bussines plan seperti akta pendirian perusahaan, SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), sertifikat tanah, surat keterangan domisili perusahaan, dokumen pendukung tenaga ahli dan lain-lainnya.

Penyebab Kegagalan Dalam Sebuah Proposal

Hal-hal yang bisa menjadi penyebab kegagalan dari sebuah proposal usaha (bussines plan) seperti berikut :
  1. Tujuan yang ditetapkan oleh pengusaha tidak bisa diterima akal, pengusaha kurang memiliki tanggung jawab.
  2. Pengusaha tidak memiliki pengalaman yang cukup dalam mengelola bisnis.
  3. Pengusaha tidak dapat menangkap (memprediksi) ancaman dan kelemahan dari bisnisnya sendiri.
  4. Konsumen tidak membutuhkan adanya barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.
Jika sebuah perusahaan mengajukan kredit pada bank, maka bank akan meminta berbagai keterangan yang mendukung proposal pengajuan kredit. Apabila persyaratan yang tidak dimengerti dapat di tanyakan pada custumer service. Data yang diminta oleh bank pada umumnya adalah cashflow per bulan yang menjelaskan aliran kas masuk yang berasal dari penjualan tunai, penerimaan piutang, kredit dari bank dan lain sebagainya. Aliran kas keluar yang mencantumkan berbagai pengeluaran uang pembelian bahan baku, bahan pendukung, upah kerja, biaya umum dan biaya-biaya lain yang tak terduga.

Rencana peminjaman, tingkat bunga, jumlah cicilan perbulan, dan jangka waktu peminjaman.
Syarat dari peminjaman dana pada bank memang lebih terperinci, namun akan lebih mudah dengan menggunakan proposal usaha atau business plan.

Demikian uraian tentang Syarat dan Ketentuan Proposal Usaha serta Faktor yang bisa menjadi penyebab kegagalan proposal usaha (business plan), semoga bisa bermanfaat.
Readmore → Ada Apa dibalik Penolakkan Proposal Usaha Anda??

Monday, May 1, 2017

Jenis Sampah Anorganik Menjadi Karya Seni

Pemanfaatan Bahan Anorganik


Kebalikan dari sampah organik adalah dapat terdegradasi secara alami, sedangkan sampah anorganik atau sampah kering tidak dapat terdegradasi secara alami, seperti kertas, plastik, kaleng, kaca, aluminium foil, dan besi.
Walaupun begitu, dengan kreativitas yang tinggi, sampah ini juga akan memberikan peluang bagi Anda untuk mendapat tambahan penghasilan jika didaur ulang secara optimal. Salah satu contoh sukses adalah Zabbaleen di Kairo, yang telah berhasil membuat suatu sistem pengumpulan dan daur ulang sampah yang mampu mengubah/memanfaatkan 85 persen sampah yang terkumpul dan mempekerjakan 40.000 orang.

Ya, sampah anorganik bisa didaur ulang menjadi beragam kebutuhan, mulai dari aneka kerajinan hingga beragam produk yang bernilai tinggi. Misalnya, ban bekas bisa dijadikan bahan dasar sandal jepit, aluminium foil bisa digunakan sebagai bahan dasar tas. kaleng bekas dengan sedikit polesan bisa menjadi celengan, hingga sebuah miniatur pesawat yang super unik.
Jenis Sampah Anorganik, Kertas, Botol, Kaleng, Sampah Plastik, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, Sampah Kain

Mari menyulap barang bekas menjadi sesuatu yang berarti. Jangan sampai sampah anorganik yang Anda temui menjadi sia-sia. Untuk mewujudkan hal itu, mengapa tidak dari sekarang juga. Mulai dari diri sendiri. Ada beberapa sampah anorganik yang dapat dimanfaatkan.
Pernahkah Anda menghitung berapa banyak sampah kertas yang telah kita hasilkan setiap harinya? Jika belum dan menganggapnya kurang kerjaan, seperti saya sendiri, maka kita asumsikan bahwa jumlahnya cukup banyak. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika kita bisa membudayakan hidup yang lebih ramah lingkungan. Sampah kertas bisa kita kumpulkan menjadi satu bagian yang dipisahkan dari sampah lainnya. Entah selanjutnya mau dibuang ke tempat sampah atau dijual ke tukang loak, minimal kita sudah memudahkan langkah para pengelola sampah untuk melakukan pengolahan tingkat lanjut.

Bagi para insan kreatif, kumpulan sampah kertas bisa dibuat berbagai macam jenis kerajinan tangan, seperti topeng, patung, dan kertas daur ulang. Langkah-langkah membuat kertas daur ulang dari internet seperti di http://www.idepfoundation.org. Nilai jualnya jauh lebih tinggi dari sekedar sampah kertas biasa. Anda bisa menjual kertas daur ulang kepada para pengrajin sebagai bahan pembuatan handycraft dan souvenir, atau Anda malah bisa menjadi pengrajinnya sendiri dan menghasilkan karya seni. Kertas yang tidak berguna lagi menjadi sangat berharga karena memiliki nilai kreativitas yang tinggi.

Tanpa kita sadari, banyak sekali kemasan kaleng untuk barang kebutuhan sehari-hari, seperti susu formula, buah kaleng, biskuit, dan minuman bersoda, bahkan drum-drum penampung cairan kimia.

Sementara kita tahu, sumber daya tambang tidak dapat diperbarui, jika bisa pun memerlukan waktu ratusan, bahkan ribuan tahun untuk membentuknya. Suatu saat bahan tambang tersebut akan habis jika terus dieksploitasi. Oleh karena itu, akan bijak jika kita ikut andil dalam gerakan menyukseskan daur ulang. Kaleng baja 100% dapat didaur ulang karena siklus hidupnya tidak akan pernah berakhir. Selain mengurangi timbunan sampah di TPA, juga akan menghemat energi dan sumber daya alam.

Lalu, bagaimana cara memperlakukan kaleng bekas? Setiap kaleng memerlukan perlakuan yang berbeda-beda.

a. Kaleng bekas wadah makanan dan minuman memiliki bagian tutup yang cenderung tajam. Sebaiknya bagian tersebut dimasukkan ke arah dalam, lalu digepengkan untuk menghemat ruang di tempat sampah.

b. Kaleng bekas cat harus dibersihkan dari sisa-sisa catnya dengan kertas koran bekas dan biarkan kering, lalu digepengkan juga.

c. Kaleng bekas minyak goreng juga harus dibersihkan dari sisa-sisa minyaknya, lalu digepengkan.

d. Kaleng yang mengandung gas aerosol, seperti parfum dan cat semprot harus ditangani dengan sangat hati-hati. Jangan digepengkan atau ditusuk, biarkan tetap seperti adanya.

e. Untuk kaleng atau drum yang besar, Anda bisa mengumpulkannya dan langsung dikreasikan untuk tempat sampah atau pot tanaman.

Yang perlu diperhatikan adalah bahan-bahan lain yang terdapat dalam kemasan kaleng seperti kertas dan plastik. Alangkah lebih baiknya jika yang kertas dipisahkan dan dibuang ke sampah khusus kertas sedangkan yang plastik dipisahkan dan dibuang ke sampah khusus plastik. Sangat mudah, kan?
Botol beling atau kaca merupakan sampah bernilai tinggi, apalagi jika masih utuh dan tidak ada kerusakan. Jika sudah tidak utuh biasanya akan didaur-ulang lagi bersama dengan berbagai jenis kaca lainnya untuk dicetak menjadi botol baru. Harga sampah botol bergantung pada jenis botol itu sendiri. Botol bekas minuman cenderung agak murah karena bentuknya yang khusus sehingga pembelinya terbatas hanya perusahaan minuman itu. Botol kecap jauh lebih mahal karena banyak produk yang bisa dikemas dengan botol tersebut. Usaha botol bekas juga memberi peluang kerja bagi ibu-ibu dan anak-anak, yakni sebagai pencuci botol. Di daerah Panguragan, Cirebon, dikenal sebagai pusat penampungan barang-barang bekas. Perdagangan botol bekas di sana mendominasi hampir separuh kegiatan usaha barang rongsokan. Saat ini, botol-botol bekas pun bisa dijadikan barang pajangan dengan menambahkan sedikit kreasi padanya.

Sampah plastik paling tidak ramah lingkungan dan parahnya, sampah ini justru yang paling banyak ada di tempat sampah. Hampir sama dengan kaleng baja, sampah plastik juga bisa didaur-ulang berkali-kali. Khusus untuk sampah plastik, kita harus bisa memisahkannya berdasarkan jenisnya. Untuk sampah plastik yang berbentuk seperti botol bisa digepengkan lebih dahulu untuk menghemat tempat sampah. Untuk kantung plastik, tentu saja pengemasannya agak lebih mudah. Jika sudah dikumpulkan sejumlah tertentu, Anda dapat menjualnya ke agen-agen penampungan sampah plastik. Anda juga bisa mengumpulkan dari tetangga-tetangga yang sudah memisahkannya. Tentu saja hal ini jauh lebih bermanfaat dan menguntungkan daripada dibuang begitu saja.

Bahan dasar plastik atau polimer sebenarnya merupakan produk samping proses cracking minyak bumi yang setelah melalui proses polimerisasi, biasanya berbentuk bubuk putih. Setelah proses lebih lanjut akan dihasilkan produk plastik jadi. Jika berhemat menggunakan plastik, kita juga berhemat menggunakan bahan energi yang tidak terbarukan itu. Apalagi, saat ini krisis energi semakin menggila.
Dilihat dari sifatnya, plastik dibagi menjadi termoplastik dan termoset. Termoplastik jika dipanaskan akan menjadi plastis dan jika terus dipanaskan sampai suhu lebih dari 200°C bisa mencair. Bila temperatur kemudian diturunkan (didinginkan), material plastik akan mengeras dan dapat dibentuk kembali. Termoset setelah diproses menjadi produk tidak dapat kembali seperti bentuk semula. Jika diumpamakan dengan makanan, termoplastik seperti cokelat yang dapat mencair dan mengeras berulang-ulang dan tetap saja kita akan mendapatkan cokelat, sedangkan termoset seperti biskuit yang sekali dicetak tidak dapat kembali ke bentuknya lagi.

Sebagai konsumen dan calon produsen, sudah sepantasnya Anda harus mengetahuinya. Akan tetapi, kita juga patut melakukan identifikasi sendiri terhadap jenis bahan plastik yang digunakan. Setiap perusahaan umumnya telah memiliki standar perlindungan konsumen dengan mencantumkan jenis bahan plastikyang digunakan pada wadah makanan atau minuman yang diproduksinya.

Standar ini telah dikembangkan oleh asosiasi industri plastik di Amerika Serikat dengan melakukan pengodean jenis plastik. Kode yang mengacu standar AS ini biasanya ada di bagian bawah wadah plastik berupa cetakan timbul bergambar panah yang membentuk segitiga dengan sebuah angka di dalamnya. Angka ini menunjukkan jenis plastikdan penggunaannya. Di bawah panah yang membentuk segitiga itu, kadang dicantumkan inisial kandungan kimianya. Mari kita perhatikan jenis plastik dan penggunaannya.

a. Kode 1 bertuliskan PET atau PETE

PET atau PETE (Polyethylene Terephthalote) sering digunakan sebagai kemasan minuman, minyak goreng, kecap, sambal. obat, maupun kosmetik. Plastik jenis ini tidak boleh digunakan berulang-ulang atau hanya sekali pakai. Habiskan segera fsinya jika tutup wadah telah dibuka. Semakin lama wadah terbuka maka kandungan kimia yang terlarut semakin banyak.

b. Kode 2 bertuliskan HDPE

HDPE atau High Density Polyethylene banyak ditemukan sebagai kemasan makanan dan obat yang tidak tembus pandang. Plastik jenis ini digunakan untuk kosmetik, obat, minuman, tutup plastik, jeriken pelumas, dan cairan kimia.

c. Kode 3 bertuliskan PVC
PVC atau Polyvinyl Chloride (PVC) sering digunakan pada mainan anak, bahan bangunan, dan kemasan untuk produk bukan makanan. PVC dianggap sebagai jenis plastik yang paling berbahaya. Beberapa negara Eropa bahkan sudah melarang penggunaan PVC untuk bahan mainan anak di bawah tiga tahun.

d. Kode 4 bertuliskan LDPE

LDPE atau Low Density Polyethylene (LDPE) sering digunakan untuk membungkus, misalnya sayuran, daging beku, dan kantung/tas kresek.

e. Kode 5 bertuliskan PP

PP atau Polypropylene sering digunakan sebagai kemasan makanan dan minuman. Botol susu bayi menggunakan plastik jenis ini.

f. Kode 6 bertuliskan PS

PS atau Polystyrene termasuk kemasan sekali pakai. Contohnya, gelas dan bungkus makanan styrofoam, sendok, dan garpu plastik. Kotak CD juga mengandung Polystyrene. Kandungan bahan kimia plastik jenis ini berbahaya bagi kesehatan. Jika makanan berminyak dipanaskan dalam wadah ini, styrene dari kemasan langsung berpindah ke makanan.

g. Kode 7 bertuliskan other (jenis lainnya)

Kategori ini mencakup semua jenis plastik yang tidak termasuk kategori di atas. Namun, bukan berarti plastik jenis ini aman sebagai wadah makanan karena di dalam kategori ini termasuk polycarbonate yang dapat melepaskan BPA. Polycarbonate digunakan untuk botol galon air minum. botol susu bayi, melamin untuk gelas, piring, mangkuk alat makanan. Salah satu

Saat ini, beredar perlengkapan makanan melamin palsu yang biasanya dijual dengan harga Rp 10.000,00 dapat 3 (terdengar familier?). Dibuat dari bahan urea formaldehyde yang mengandung formalin kadar tinggi, tidak tahan panas, dan dapat mengeluarkan formalin yang mengontaminasi makanan. Untuk membedakan melamin palsu dengan yang asli dapat dilihat dari tekstur permukaannya di bawah cahaya lampu. Melamin palsu biasanya bergelombang, sedangkan yang asli tidak dan jika direbus yang palsu akan berubah bentuk dan warnanya menjadi kekuningan.

Di dalam kategori ini juga ada bioplastikyang terbuat dari tepung jagung, kentang, atau tebu. Bioplastik aman sebagai kemasan makanan dan ia pun dapat terurai secara biologis. Untuk jenis ini, pastikan bahannya tidak mengandung Polycarbonate.
Kalau harus mengonsumsi makanan dari kemasan plastik yang kita tidak yakin kandungannya, gunakan sesuai anjuran. Misalnya, tidak menggunakan botol PET yang dibuat sekali pakai atau memanaskan makanan di wadah plastik yang tidak untuk keperluan itu. Hampir di semua negara pemakaian material plastik untuk kebutuhan manusia mengacu pada suatu standar, seperti di Indonesia menggunakan SNI (Standar Nasional Indonesia). Beberapa produk plastik yang sudah memiliki SNI, yaitu PVC, botol untuk air dalam kemasan, dan tahun ini akan keluar SNI untuk melamin dan polystyrene.

Pilihan lain yang relatif aman sebagai alat makanan dan minuman adalah gelas (kaca) atau keramik. Kalau takut pecah. gunakan saja bahan stainless steel. Dengan menghemat pemakaian plastik, selain meminimalkan risiko gangguan kesehatan, kita juga mengurangi limbah yang sulit terurai hingga 1.000 tahun.

Pemerintah Cina telah melarang penggunaan tas plastik mulai 1 Juni 2008. Pelarangan ini bertujuan menekan polusi dan menyelamatkan sumber daya alam. Plastik dengan ketebalan 0,025 milimeter menjadi target pelarangan penggunaan bahan plastik. Pusat perbelanjaan di Cina sudah tidak menggunakan tas plastik sebagai kemasan barang belanja. Pengunjung harus membawa sendiri.

Jika dibandingkan dengan tas yang terbuat dari kertas, penguraian limbah sangat jauh berbeda.Tas yang terbuat dari plastik terurai 1.000 tahun, sedangkan tas kertas terurai dalam jangka waktu satu bulan. Dari segi bobot, untuk 2.000 tas plastik setebal 0,025 milimeter berbobot 13,6 kilogram dan tas kertas hanya 127 kilogram. Memang material yang dibutuhkan untuk membuat satu ton tas kertas dibutuhkan sedikitnya 13-17 pohon. Dengan bobot yang sama, minyak yang dibutuhkan untuk memproduksi tas plastik mencapai 11 barrel minyak. Produksi energi untuk menghasilkan tas plastik 594 British Termal Unit (BTU) dan tas kertas 2.511 BTU, tetapi tingkat daur ulang plastik satu persen dan tas kertas 20 persen.

Tabloid Konton pernah memuat sebuah artikel tentang limbah B3 yang berbahaya ternyata bisa menghasilkan uang. Cairan cuci cetak film {fixer), bila bisa memprosesnya akan menghasilkan perak murni. Persoalannya adalah diperlukannya pengetahuan proses kimia yang memadai karena melibatkan bahan-bahan kimia yang berbahaya dan beracun. Pak Yanto adalah sebuah contoh pengusaha yang telah menekuni bidang ini. Warga Surabaya ini telah 20 tahun menjalankan usaha perak murni dari fixer.

Dalam satu bulan, Pak Yanto menghasilkan rata-rata 8 kg perak dari fixer dan 6 kg perak dari negatif film sehingga total perak murni yang dihasilkan adalah 14 kg. Jika harga perak murni adalah Rp1.400,00 per gram, dalam sebulan ia bisa memperoleh pendapatan kotor sebesar hampir Rp20.000.000,00. Wow! Angka yang fantastis. bukan?

Kain yang disebutkan di sini bisa berasal dari apa saja, misalnya pakaian. gorden, serbet, dan taplak mejo. Jika sudah rusak ataupun tidak terpakai lagi, kain-kain tersebut berubah statusnya menjadi sampah. Pemanfaatannya berva.riasi sesuai situasi dan kreativitas masing-masing. Sampah-sampah kain tersebut bisa digunakan untuk cuci motor atau sebagai bahan baku barang kerajinan. Pakaian yang sudah tidak terpakai. tetapi masih layak pakai juga bisa disumbangkan kepada orang yang membutuhkan atau dijual dengan harga yang sangat miring. Mungkin bagi Anda sudah tidak berguna, tapi bagi orang lain belum tentu.

Salah satu peluang bisnis dari sampah kain adalah lap dari kain perca. Kain perca yang merupakan limbah dari pabrik konveksi bisa dibuat menjadi barang yang bernilai. Sederhana saja, apabila kain perca masih cukup besar tinggal dipotong sesuai kebutuhan dan kemudian dijahit pinggirannya. Untuk perca yang berukuran kecil dibutuhkan usaha tambahan untuk menggabungkannya sehingga menghasilkan ukuran yang dikehendaki dengan desain yang baik pula.
Harga jualnya pun berbeda-beda, bergantung kepada jenis kain dan ketebalannya. Kain lap yang paling mahal adalah yang berwarna putih dan tebal.

Selain itujika Anda lihat seni kerajinan tangan yang berkembang saat ini, kain perca sudah dapat diaplikasikan di beberapa pioduk dengan sentuhan kreativitas. Lihat saja, bedcover unik atau tutup berbagai peralatan rumah tangga, seperti galon dispenser. magic jar, atau teko Anda. Kain perca berwarna-warni yang tadinya dianggap sampah bisa mendatangkan uang dengan sentuhan tangan Anda. Jadi, pilih yang mana? Menjual langsung atau mengolah sendiri? Itu semua tergantung Anda sendiri.

Nah, dari penjelasan tersebut, apakah Anda masih menganggap bahwa sampah itu tidak bermanfaat? Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa recycle atau daur ulang adalah proses menjual barang yang bahan bakunya berasal dari barang-barang bekas, tetapi sudah diolah kembali sehingga menghasilkan produk yang sama sekali baru. Kendati berasal dari barang bekas yang nilainya mungkin sudah jatuh, tetapi sebagai produk baru yang sama sekali berbeda, nilainya pun jauh lebih tinggi karena ada harga kreativitas di sana. Jadi, jika Anda mau berkreatif sedikit, sesuatu yang awalnya sampah pun bisa bermanfaat. Apalagi dengan barang seken, nilainya pasti jauh lebih tinggi daripada sampah. Percaya. kan?
Readmore → Jenis Sampah Anorganik Menjadi Karya Seni

Ingin Tahu Cara Memanfaatkan Barang Bekas?

Kunci sukses mengembangkan usaha dari bahan yang tidak terpakai adalah keunikan bentuk dan selalu tanggap pada tren yang sedang berkembang (M. Baedowy, Praktisi Industrai Recycle)

Pada tahun 1985, kota Jakarta menghasilkan sampah sejumlah 18.500 m3 per hari dan meningkat menjadi 25.700 m3 per hari pada tahun 2000. Dalam setahun, volume sampah tahun 2000 mencapai 170 kali besar Candi Borobudur (volume Candi Borobudur = 55.000 m3).

Itu hanya di Jakarta. Kota-kota besar lainnya seperti Medan dan Bandung pun memiliki volume sampah yang tinggi. Bayangkan jika sampah itu dibiarkan begitu saja di penampungan sampah. apa jadinya kemudian? Akan menjadi gunung sampah yang menjijikkan, rumah lalat, gudang penyakit, serta menjadi sesuatu yang sia-sia. Padahal, di balik sampah yang menjijikkan itu. Anda bisa menuai untung besar.

Ya, tahu bagaimana bagaimana mengelola sampah akan membuat Anda bisa mengeruk keuntungan. Ada dua jenis sampah yang dapat dimanfaatkan ulang, yaitu sampah yang berasal dari bahan organik atau sampah basah dan bahan anorganik atau sampah kering. Nah, ternyata dari kedua bahan tersebut dapat kita manfaatkan dan tentunya menambah nilai guna dari barang tersebut. Berikut uraiannya, simak ya....

Pemanfaatan Bahan Organik

Sampah basah berasal dari makhluk hidup, seperti daun-daunan, sampah dapur, hingga sampah hewan. Di Indonesia, sampah yang bisa hancur secara alami ini mencapai 60-70% dari total volume sampah yang ada. Seperti telah dikemukakan pada bab sebelumnya, sampah organik sangat baik dijadikan kompos.
Bahan Organik

Memangnya mudah membuat kompos? Sebenarnya, pembuatan kompos tidaklah terlalu rumit. Itu sebabnya jenis pupuk ini merupakan jenis pupuk yang banyak digunakan dalam bidang pertanian. Secara lengkap kompos terbuat dari semua material organik yang mengandung karbon dan nitrogen, seperti kotoran hewan, sampah-sampah hijau, sampah kota, lumpur cair, dan limbah industri (lihat lampiran). Beberapa contoh dari limbah industri seperti berikut.

  • Dari pertanian: jerami dan sekam padi, gulma, batang dan tongkol jagung. semua bagian vegetatif tanaman, batang pisang dan sabut kelapa. Limbah dan residu ternak. yaitu kotoran padat, limbah ternak cair, limbah pakan ter-nak, cairan biogas.Tanaman air berupa azola, ganggang biru, enceng gondok, gulma air.
  • Dari industri pabrik: berupa limbah padat, yaitu serbuk gergaji kayu, blotong, kertas, ampas tebu, limbah kelapa sawit, limbah pengalengan makanan, dan pemotongan hewan. Limbah cair berupa alkohol, limbah pengolahan kertas, ajinomoto, limbah pengolahan minyak kelapa sawit.
  • Dari rumah tangga berupa sampah tinja, urin, sampah rumah tangga, dan sampah kota.


Alat yang diperlukan pada pengomposan, seperti terowongan udara, sekop, garpu, saringan, termometer, timbangan, sepatu boot, sarung tangan, dan masker. Proses pengomposan secara lengkap meliputi pemilahan sampah, pengecilan ukuran, penyusunan tumpukan, pembalikan, penyiraman, pematangan, penyaringan, pengemasan, dan penyimpanan. Keseluruhan tahapan dilakukan dengan proses organik. Bahan dasar pembuatan kompos dapat berasal dari jerami sisa panen, rumput-rumputan, sisa-sisa daun dan batang pisang, atan daun-daun tanaman. Dapat juga berasal dari seresah atau sisa-sisa tanaman lain. Pada prinsipnya, semua limbah organik dapat dijadikan kompos. Batang kayu, bambu, ranting-ranting pohon, atau tulang juga termasuk bahan organik keras yang memerlukan waktu lama untuk terdekomposisi.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kompos yang berkualitas, murah, dan cepat. Saat ini, prosedur pengolahan sampah organik yang banyak digunakan adalah sistem yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia. Kepala BPBPI, Dr. Darmono Taniwiryono, membuat kebijakan bahwa semua sampah organik tidak boleh dibakar, tidak boleh dibuang sembarangan, dan harus dibuat kompos.

Seorang ahli tanah dari Institut Pertanian Bogor, Bapak Khamir R. Brata menemukan manfaat besar dari aplikasi lubang resapan biopori. Prinsipnya pun, tidak membakarsampah dari pepohonanan, tetapi dengan menanamnya di dalam tanah. Sampah yang ditanam dapat menyediakan unsur hara dan membuat siklus ekosistem dalam tanah berjalan normal.

Sampah organik juga bisa diolah menjadi tambahan pakan perikanan. Penelitian yang dilakukan sejumlah mahasiswa Jurusan Teknik Kimia, Universitas Diponegoro Semarang, telah berhasil membuat pakan ayam dan ikan dari limbah rumah makan berupa sisa sayur-sayuran, sisa ikan tawar, dan ayam. Caranya dengan mencampurkan limbah rumah makan itu bersama dedak hasil penggilingan beras. difermentasi dengan menggunakan mikroba Nitrogen Phosphate Recovery Consented Feed Product Development Organism (NOPCO) selama lima hari. Hasil fermentasi kemudian di-blending dan dibuat menjadi pelet. Untuk limbah padat organik yang tidak dapat digunakan untuk bahan pakan diperlakukan dengan cara yang berbeda, yaitu difermentasi dengan mikroba Nitrogen Fixation Phosphate and Kalium Microorganism Recovery (NOPKOR) dengan ditambah sedikit pupuk urea, TSP, dan KCL (1 persen). Hasilnya adalah pupuk kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman..

Secara umum, manfaat pengelolaan sampah sebagai berikut.

  • Mengurangi volume sampah yang dibuang diTPA. Karena sampah dikomposkan di tempat di mana kompos tersebut diambil, dengan sendirinya volume sampah yang diangkut keTPA akan berkurang. 
  • Menghemat sumber daya. Berkurangnya volume sampah yang diangkut ke TPA juga memiliki implikasi lain, misalnya berkurangnya armada angkutan yang dibutuhkan. tenaga kerja yang dibutuhkan, dan bahan bakar. Semua ini akan menghemat biaya yang diperlukan untuk pengelolaan sampah.
  • Peningkatan nilai tambah sampah. Membuat sampah organik menjadi kompos akan memberikan nilai tambah bagi sampah. Kompos dan pelet memiliki nilai dan tidak berbau.
  • Manfaat untuk lingkungan. Banyak orang yang menuding bahwa salah satu penyebab kerusakan lingkungan adalah karena penanganan sampah yang kurang baik.
Selain dimanfaatkan untuk kompos dan pakan ternak, beberapa bahan organik ini bisa dimanfaatkan untuk bisnis lain.
1. Banyak produk kerajinan tangan dibuat dari bahan organik sisa hasil industri pertanian seperti berikut.
  • Pembuatan bunga hiasan rumah dari kulit jagung
  • Pembuatan tas dari batok kelapa dan eceng gondok
  • Pembuatan sandal dari anyaman daun pandan
  • Pembuatan kain dari serat tanaman
2. Produk perabot rumah tangga pun bisa dibuat dari limbah serbuk gergaji yang dipadatkan, seperti lemari, meja belajar, atau rak.

3. Dari limbah perikanan pun, bisa didapatkan kerajinan tangan bernilai tinggi, seperti dari kulit ikan dan kulit kerang.

So, banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memanfaatkan bahan organik sekaligus menyelamatkan lingkungan. Bahkan, bisa menambah kocek Anda juga.

Pemberian bahan organik/kompos ke lahan-lahan sawah dalam jumlah yang cukup dapat mengembalikan kandungan alami tanah seperti semula. Tentunva, akan dapat membantu menyelamatkan lingkungan.
Readmore → Ingin Tahu Cara Memanfaatkan Barang Bekas?

Tuesday, November 8, 2016

Tips Presentasi Proposal Usaha Kerajinan Hias

Presentasi Proposal Usaha Kerajinan Hias


Pada bahasan sebelumnya telah diutarakan bagaimana Syarat dan Ketentuan Proposal Usaha, dan pada artikel ini akan menjelaskan tentang Presentasi Proposal Usaha Kerajinan Hias dari Limbah.

Sebagaimana yang telah di ketahui bahwa dalam pembuatan proposal usaha sudah tentu memiliki tujuan, yang mana proposal usaha tersebut dibuat untuk mencari pinjaman dana maupun pencarian investor. Proposal usaha yang telah dibuat dengan memenuhi syarat dan ketentuan selanjutnya diajukan melalui kegiatan yang di sebut dengan presentasi.

Tips Keberhasilan Presentasi
Presentasi Proposal Usaha Kerajinan Hias
Agar anda sukses dan berhasil dalam presentasi proposal usaha atau business plan, coba gunakan tips-tips berikut :
  1. Elevator Pitch; yaitu pembicaraan yang singkat, padat dengan mengutarakan kalimat dan penjelasan yang merangkum inti dari bisnis yang dapat disampaikan dalam waktu 30 detik pertama.
  2. The Problem; menjelaskan tentang permasalahan yang terjadi dengan bahasa yang mudah dipahami, gunakan bahasa yang sederhana. Semakin berat masalah yang dirasakan semakin penting yang harus dipikirkan untuk menemukan cara pemecahannya.
  3. The Solution; Solusi yang ditawarkan sangat penting sekali dijelaskan kepada calon investor. Tunjukanlah solusi yang unik, yang belum dimiliki oleh pesaing bisnis anda. Berikan gambaran bagaimana cara anda dalam memberikan kepuasan pada pelanggan.
  4. Market Size; menunjukkan kepada calon investor seberapa besar pangsa pasar (market size) yang akan dicapai lewat solusi yang Anda berikan. Jelaskan pangsa pasar yang akan anda raih serta besarnya nilai yang akan diraih dari pangsa pasar tersebut terhadap bisnis yang akan dijalankan baik pasar yang besar maupun kecil.
  5. Business Model; menjelaskan bisnis model yang akan dipakai. Bisnis model terbaik yang akan bertahan untuk jangka panjang.
  6. Proprietary Tech; Sebuah usaha yang menjanjikan memiliki keunggulan kompetitif. Keunggulan ini bisa berupa hak paten atas teknologi tertentu, cara pemasaran tertentu, pengalaman yang unik, ataupun penguasaan atas pangsa pasar.
  7. Competition; Usaha yang tidak memiliki pesaing sudah tentu memiliki pangsa pasar yang cukup besar. Buatlah peta persaingan yang ada serta tunjukan bahwa perusahaan Anda lebih baik dan berbeda dengan pesaing.
  8. Marketing Plan; Seorang investor akan tertarik dengan usaha yang memiliki rencana pemasaran yang jelas. Rencan ini mencakup bagaimana usaha yang akan dibangun dapat menjangkau konsumen dengan tepat.
  9. Team; Tim yang kuat adalah personal yang saling berbagi peran dan bagaimana masing-masing anggota tim bisa bekerja secara sinergis bergerak ke arah yang sama untuk mencapai tujuan perusahaan.
  10. Money; tunjukan pada calon investor beberapa penghasilan yang benar-benar dapat diperoleh dari usaha tersebut.
Demikian uraian serta tips untuk Presentasi Proposal Usaha Kerajinan Hias, semoga dengan memakai tip-tips tersebut Anda sukses dan berhasil dalam mencapai tujuan dari Presentasi Anda.
Readmore → Tips Presentasi Proposal Usaha Kerajinan Hias

Friday, October 28, 2016

Hasil Usaha Kerajinan Pakai dari Limbah

Hasil Usaha Kerajinan Pakai dari Limbah

Usaha kerajinan pakai dari limbah tidak berakhir pada pembuatan dan pemasaran produk. Diperlukan beberapa laporan usaha untuk mengembangkan usaha. Cermatilah artikel berikut untuk menambah wawasanmu.

Sukses Kreasi Kerajinan dari Koran Bekas

Keberadaan limbah koran tersebut ternyata dimanfaatkan oleh seorang mahasiswa di Yogyakarta. Yunnas adalah salah satu perajin yang berhasil mengubah koran menjadi produk kerajinan yang bermanfaat. Berawal dari eksperimen yang kemudian diminati orang-orang di sekitar, Yunnas dan tiga temannya memberanikan diri untuk membuka usaha kerajinan dari koran bekas. Langkahnya diawali dengan mengikuti program kewirausahaan yang ad a di kampus.


Tanpa disangka, proposal kerajinan dari koran bekas ini mendapat predikat sebagai jawara, dan berhak mendapatkan pinjaman modal sebesar 10 juta rupiah. Dari pinjaman modal tersebutlah Yunnas dan rekan-rekannya mulai merintis usaha. Usaha tersebut kini mampu memproduksi 12 macam sandal, 5 macam tas, tempat tisu, dan pensil. Upaya yang dilakukan oleh Yunas dan temannya kini telahberbuah hasil. Usaha Yunnas, mampu menghasilkan omzet Rp 3 juta - Rp 5 juta rupiah per bulan. Proposal usaha berperan penting dalam usaha Yunnas untuk mendapatkan modal. Tidak hanya sebagai bentuk rencana usaha, namun juga sebagai senjata untuk mencari pinjaman modal maupun mencari investor.

Dengan membaca dan memahami artikel diatas Anda mengetahui pentingnya proposal usaha untuk mencari modal maupun investor. Latih pemahaman Anda tentang proposal usaha kerajinan melalui kegiatan berikut ini.
Readmore → Hasil Usaha Kerajinan Pakai dari Limbah

Thursday, October 27, 2016

Proses Produksi Kerajinan Pakai dari Limbah | Tas dari Jeans Bekas dan Perea dengan Teknik Jahit

Proses Produksi Kerajinan Pakai dari Limbah


Untuk membuat kerajinan pakai dari limbah yang layak jual diperlukan kreativitas dan inovasi. Perajin harus memiliki cara untuk menghasilkan kerajinan pakai dari limbah yang berbeda dari lainnya. Agar Anda mendapatkan gambaran tentang proses produksi kerajinan pakai dari limbah, cermatilah artikel berikut. 


Bungkus kopi adalah limbah yang tidak berguna dan sering kita temui.
Namun bagi Rosdiana, bungkus kopi yang tidak berguna tersebut, diubah menjadi kerajinan pakai yang berguna dan layak dijual. Rosdiana mendapatkan bungkus kopi dari tetangga dan teman-temannya.


Rosdiana membuat kerajinan tersebut secara otodidak. kegiatan itu selalu dikerjakan setelah pulang sekolah.
Untuk membuat tas dari bungkus 'kopi yang didapat, Rosdiana menggunting bungkus dengan ukuran 4 cm x 8cm.

Kemudian lipat dua kedalam, sehingga menjadi ukuran lebar 2 cm x 8 cm menjadi persegi panjang. Lalu, lipatan persegi panjangnya saling dikaitkan, hingga berbentuk sebuah kreasi kincir angin. Untuk membuat tas jinjing tas dengan ukuran lebar 21 cm x 29 cm dan panjang tali 50 cm dibutuhkan sekitar 260 - 300 bungkus kopi. Beberapa kerajinan yang telali dihasilkan Rosdiana yaitu diantaranya dompet, pembungkus lampu, gorden, tutup galon, tutup kulkas, tikar, tempat laptop, dan tas slempang. Hasil kreasi daur ulang sampah bungkus plastik ini di jual dengan harga Rp. l5 ribu - Rp 100 ribu/buah. Hasil kreasinya itu, ia jual kepada rekan dan warga sekitamya. Kini Rosdiana telah mampu membeli buku pelajaran, transportasi sekolah dan membantu ekonomi keluarga. Hal ini merupakan hal yang sangat bermanfaat bagi anak yang bercita-cita menjadi pengusaha sukses ini.
Setelah membaca serta memahami artikel diatas, anda telah mengetahui tentang pembuatan kerajinan pakai dari limbah. Bungkus kopi yang berukuran kecil dan besar kemudian dipotong oleh Rosdiana sesuai dengan pola dan ukuran yang telah dibuat sebelumnya.
Latihlah pemahaman anda tentang proses produksi kerajinan pakai dengan menyelesaikan kegiatan berikut ini.

Langkah-langkah kegiatan sebagai berikut.
  1. Buatlah kelompok dengan anggota 3-4 orang berdasarkan nomor urut!
  2. Carilah salah satu artikel tentang proses pembuatan kerajinan pakai dari limbah!
  3. Lakukanlah tanya jawabdengan teman dari kelompok lain mengenai proses pembuatan kerajinan pakai dari artikel yang kamu amati!
  4. Carilah informasi lain yang berhubungan dengan artikel yang kamu amati dari berbagai sumber!
  5. Identifikasilahproses pembuatan kerajinan tersebut dan buatlah tahap-tahap pembuatan lengkap dengan pola, keterangan bahan, dan ukuran kerajinan tersebut dengan bahasamu sendiri!
  6. Presentasikanlahhasil kesimpulanmu di depan kelas dengan santun! Gurumu akan menilai dari sikap sosial: disiplin dalam bekerja kelompok, responsif saat mencari data, aspek pengetahuan: ketepatan identifikasi tahap proses produksi, aspek keterampilan: terampil menuliskan tahap proses produksi.
Setelah mengerjakan kegiatan di atas, kamu telah memahami tentang proses produksi kerajinan hias dari limbah dengan baik. Anda juga telah berlatih bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab. Perhatikanlah materi berikut untuk memperdalam pengetahuan anda.

Bahan baku limbah yang bisa diubah menjadi kerajinan yang bermacam-macam. Seperti pada pembuatan kerajinan tas dari jeans bekas. Terdapat beberapa tahap yang harus dilakukan dalam proses produksi yaitu pemilihan bahan, penyiapan bahan dan perlengkapan, proses pembuatan, uji coba, danevaluasi.

a. Pemilihan Bahan

Pilih jeans bekas yang masih dalam keadaan baik dan bersih. Warna jeans sesuai dengan yang diinginkan. Sedangkan untuk ketebalan jeans, kamu bisa memilih sesuai dengan mesin jahit, atau jarum yang kamu gunakan.

b. Penyiapan bahan dan perlengkapan
Sebelum digunakan, bersihkan jeans dengan cara mencuci dengan sabun. Hal ini bertujuan untuk membersihkan kuman-kuman yang ada di jeans. Bila perlu gunakan pelembut agar jeans tidak kaku dan sulit dijahit.

c. Proses Pembuatan
Siapkan desain tas yang telah dibuat sebelumnya. Buat pola dan ukuran tas, kemudian potong jeans sesuai dengan desain yang telah dibuat. Untuk merangkai jeans, gunakan teknik jahit mesin atau manual. Untuk mempercantik kerajinan, bisa ditambahkan renda, atau jenis kain lain untuk diaplikasikan.

d. Uji Coba
Uji coba dilakukan untuk mengetahui kelayakan tas dari jeans bekas. Uji coba dilakukan dengan memeriksa kekuatan jahitan dan kemampuan menampung barang. Kegiatan itu bisa dilakukan sendiri atau dengan meminta bantuan konsumen. Cara lainnya yaitu dengan mengikuti kegiatan pameran produk kerajinan menjadi u'paya untuk melakukan uji coba lapangan.

e. Evaluasi
Berdasarkan uji coba yang dilakukan, maka akan didapat data mengeani respon, kelebihan, maupun kekurangan produk. Data tersebut berfungsi sebagai dasar dari perbaikan dan pengembangan produk.


Membuat Kerajinan Pakai dari Limbah

Jeans bekas merupakan limbah berupa tekstil yang sering dijumpai. Kerajinan pakai bisa diciptakan dari jeans bekas yang ada di lemarimu. Perhatikanlah pembuatan kerajinan tas dari limbah jeans berikut ini.


Alat:
Gunting, jarum jahit, benang, meteran, penggaris,

Bahan:
Jeans bekas, perca batik, magnet.

Tips membuat kreasi jeans bekas:
  • Pilih jeans yang lebih tipis dan lembut agar mudah dijahit.
  • Cuci bersih dan berikan pelembut jeans bekas sebelum dijahit.
  • Cari jeans dengan ukuran yang diinginkan.
  • Gunakan pinggang celana dan tepi jahitan untuk tali tas agar lebih mudah.
  • Bagian yang dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan pakai dari jeans yaitu antara lain untuk membuat tas, tas laptop, dan dompet.

Langkah pembuatan:

  1. Siapkan celana jeans berkantung. Potong celana sepanjang kantung lalu jahit bagian bawah celana dengan cara membalik celana.
  2. Siapkan bagian dalam tas menggunakan kain perca batik. Potong kain perca sesuai ukuran jeans dan ditambah 3 cm. Jahit perca dari bagian tepi dalam kemudian balik kain.
  3. Masukkan bagian dalam perca pada tas jeans. Kemudian jahit bibir perca pada bibir jeans ke bagian luar.
  4. Buat tali tas dengan memotong perca berukuran sesuai selera. Jahit perca pada tepi bagian dalam lalu dibalik.
  5. Pasang tali dari perca pada kedua sisi tas lalu dijahit. Pasang juga magnet pada bagian dalam tas.
Kerajinan tas berfungsi sebagai wadah dan juga pelengkap busana. Fungsi tas saat ini telah berkembang menjadi produk fashion. Model tas berkembang sesuai seiring dengan perkembangan dunia pakaian. Oleh karena itu pengemasan tas dari limbah sebagai produk fashion dibuat untuk menarik konsumen agar tidak kalah bersaing dengan produk tas yang dijual di toko. Pembuatan kerajinan tas dari limbah jeans tersebut terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
  1. Gunakan dan kembalikan gunting, jarum, mesin jahit dengan hati-hati 'dari di tempat yang aman.
  2. Perhatikan kebersihan bahan bekas yang digunakan, hal ini untuk mencegah penyakit yang berasal dari bahan bekas.
  3. Gunakan ruangan yang terang agar pemotongan pola maupun proses menjahit lebih mudah.
  4. Hati-hati dalam menggunakan mesin jahit listrik, aliran listrik yang tidak aman bisa menyebabkan aliran listrik bahkan hingga kebakaran.
  5. Bersikap tenang dan fokus saat memotong pola atau menjahit.

Kerajinan tas merupakan kerajinan yang banyak diminati oleh konsumen. Selain sebagai wadah, tas dari limbah jeans juga memiliki keunikan karena menggunakan bahan yang tidak biasa dan juga hiasan yang diaplikasikan pada tas tersebut. Pada umumnya tas dari limbah jeans banyak diminati oleh remaja. Tas yang unik, sederhana, dan terjangkau akan banyak diminati. Pemasaran tas dari limbah jeans antara lain melalui toko asesoris, pameran kerajinan tangan, dan online shop.
Readmore → Proses Produksi Kerajinan Pakai dari Limbah | Tas dari Jeans Bekas dan Perea dengan Teknik Jahit